Music Player

Sunday, November 2, 2014

Teman

Teman,
Dulu kita pernah berjanji
Untuk sehidup dan semati
Kini, janji menjadi sepi
Hidup tiada erti.

Teman,
Dulu kau lah sahabat, aku lah rakan
Kita tak dapat dipisahkan
Kini, kita bagai dua persimpangan,
Terpisah di pertengahan jalan.

Teman,
Dulu, memori dicipta bahagia,
Melakar segala yang memberontak di jiwa,
Kini, kita diduga
Oleh perasaan yang hanyut dikelam masa.

Teman,
Longgar sudah gerapan tangan,
Mampukah kita bertahan?
Arus negativiti deras membahan,
Membawa kita kepada pengakhiran.

Teman,
Beginikah akhir cerita kita?
Semudah itukah kita berputus asa
Membiarkan anasir luar membunuh segala rasa?
Tanpa sebarang usaha untuk membaikinya?
Kalau benar begini, aku rela.
Agar kau, bahagia.
Mungkin ini lah garapan takdir kita.

Terima kasih, teman.


No comments:

Post a Comment